Dalam dunia ini kita tidak punya sesiapa…..
Kecuali diri sendiri tetapi dalam kita bersendirian, kita beruntung kerana mempunyai seorang sahabat yang memahami kita.
Sebagaimana kita mengharapakan keiklasan dan kejujuran
Seorang sahabat, begitulah juga dia.
Tetapi kita sering terlupa akan hal itu. Cuma mengambil kira tentang harapan dan perasaan kita.
Kita rasa dikhianati bila dia tidak menepati janjinya.
Kita tidak memberi dia peluang untuk menerangkan keadaannya.
Bagi kita, itu alasannya untuk menutup kesilapan dan membela diri.
Kita juga pernah membiarkan dia ternanti-nanti kerana kita juga ada janji yang tidak ditepati.
Kita beri beribu alasan memaksa dia terima alasan kita. Waktu itu, terfikirkah kita perasaannya..? Seperti kita, dia juga tahu rasa kecewa.. tetapi kita sering terlupa. Untungnya mempunyai seorang sahabat yang sentiasa memahami. Yang selalu berada di sisi pada waktu kita memerlukannya. Dia mendengar luahan perasaan kita,segala rasa kecewa dan ketakutan.
Harapan dan impian juga kita luahkan. Dia memberi jalan sebagai laluan penyelesaian masalah. Selalunya kita terlalu asyik menceritakan tentang diri kita hingga kadang-kadang kita terlupa sahabat kita juga ada cerita yang ingin dikongsi bersama kita.
Pernahkah kita memberi dia peluang untuk menceritakan tentang rasa bimbangnya, rasa takutnya? Pernahkah kita menenangkan dia sebagaimana dia pernah menyabarkan kita. Ikhlaskah kita mendengar tentang kejayaan dan berita gembiranya? Mampukah kita menjadi sumber kekuatannya sepertimana dia meniup semangat setiap kali kita rasa kecewa dan menyerah kalah? Dapatkah kita yakinkan dia yg kita boleh dipercayai, kita boleh dijadikan tempat untuk bersandar bila terasa lemah, agar tidak rebah? Bolehkah kita menjadi bahu untuk dia bersandar harapan?
Sesekali jadilah sahabat yg mendengar dari yang hanya bercerita…..
Ambillah masa untuk memahami hati dan perasaan sahabat
Kerana dia juga seorang manusia
Dia juga ada rasa takut, ada rasa bimbang, sedih dan kecewa.
Dia juga ada kelemahan dan memerlukan seorang sahabat…..
Sebagai kekuatan…..
Jadilah kita sahabatnya itu.
Kita selalu melihat dia ketawa, tetapi mungkin sebenarnya dia tidak setabah yang kita sangkakan. Di sebalik senyumannya mungkin banyak cerita sedih yang ingin diluahkan…..Di sebalik kesenangannya mungkin tersimpan seribu kekalutan…..Kita tidak tahu.
Tetapi….. jika kita cuba jadi sahabat sepertinya, mungkin kita akan tahu…..
RENUNGILAH…
HARGAILAH SEBUAH PERSAHABATAN KERANA DI SEBALIKNYA TERSIMPUL SEGALA-GALANYA…..
Khamis, 17 Februari 2011
HANYUT~~~~~~
Harus bagaimana lagi
Dan terus begini
Dengarkan aku
Lihat ke mataku
Cukup sudah kau menghukum
Salahku tetap salahku
Benarkan ku berbicara
Agar bisa pulih semua
Namun harus sampai bila
Kau kan diam seribu bahasa
Korus
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Saat mata terpejam
Hanya kau ku terbayang
Menghapus semua segala rasa di jiwaku
Saat mata terbuka
Kamulah yang pertama
Tak mampu aku
Bayangkan
Hidup tanpa dirimu
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Aku memang bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Dan tapi dah ku sedari
Segala perit kau lalui
Ku terlupa kau terluka
Dan memang selalu
Aku bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Meninggalkan mu
Dan tetapi itulah aku sedari
Segala perit yang kau lalui
Kerna diriku yang terus hanyut
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Bagaimana ku nanti
Bila kau tak di sisi
Yang ku ada hanya kamu saja
Dan terus begini
Dengarkan aku
Lihat ke mataku
Cukup sudah kau menghukum
Salahku tetap salahku
Benarkan ku berbicara
Agar bisa pulih semua
Namun harus sampai bila
Kau kan diam seribu bahasa
Korus
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Saat mata terpejam
Hanya kau ku terbayang
Menghapus semua segala rasa di jiwaku
Saat mata terbuka
Kamulah yang pertama
Tak mampu aku
Bayangkan
Hidup tanpa dirimu
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Aku memang bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Dan tapi dah ku sedari
Segala perit kau lalui
Ku terlupa kau terluka
Dan memang selalu
Aku bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Meninggalkan mu
Dan tetapi itulah aku sedari
Segala perit yang kau lalui
Kerna diriku yang terus hanyut
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Bagaimana ku nanti
Bila kau tak di sisi
Yang ku ada hanya kamu saja
Isnin, 14 Februari 2011
Sampai Syurga....
Ku membenarkan jiwaku
Untuk mencintaimu
Ku persembahkan hidupku
Untuk bersama kamu
Dan diriku untuk kamu
Belum pernah kumerasai begitu
Semua itu telah berlalu
Harapanku palsu
Dan mungkin hari yang satu
Terus ku tertunggu
Di hatiku masih kamu
Belum pernah ku ingin terus memburu
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Sampai syurga ku menunggu
Sampai syurga ku cinta mu
Hanya satu
Hanya kamu
Ku membiarkan hatiku
Untuk merinduimu
Ku menghamparkan sakitku
Untuk tatapan kamu
Bersamamu harapanku
Hilang dalam terang yang membutakanku
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Sampai syurga ku menunggu
Sampai syurga ku cintamu
Hanya kamu
Dan segala yang ku ada
Ku berikan semua
Untuk dirimu saja
Ku mahu dirimu
Bahagia untuk selamanya
Biar sampai syurga
Aku menunggu cinta darimu
Agar ku sempurna
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Namun aku tetap aku
Yang terbaik tuk diriku
Hanya satu
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Sampai syurga ku menunggu
Sampai syurga ku cintamu
Hanya kamu
Untuk mencintaimu
Ku persembahkan hidupku
Untuk bersama kamu
Dan diriku untuk kamu
Belum pernah kumerasai begitu
Semua itu telah berlalu
Harapanku palsu
Dan mungkin hari yang satu
Terus ku tertunggu
Di hatiku masih kamu
Belum pernah ku ingin terus memburu
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Sampai syurga ku menunggu
Sampai syurga ku cinta mu
Hanya satu
Hanya kamu
Ku membiarkan hatiku
Untuk merinduimu
Ku menghamparkan sakitku
Untuk tatapan kamu
Bersamamu harapanku
Hilang dalam terang yang membutakanku
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Sampai syurga ku menunggu
Sampai syurga ku cintamu
Hanya kamu
Dan segala yang ku ada
Ku berikan semua
Untuk dirimu saja
Ku mahu dirimu
Bahagia untuk selamanya
Biar sampai syurga
Aku menunggu cinta darimu
Agar ku sempurna
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Namun aku tetap aku
Yang terbaik tuk diriku
Hanya satu
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Sampai syurga ku menunggu
Sampai syurga ku cintamu
Hanya kamu
Langgan:
Catatan (Atom)


